Nilai-nilai Sosioreligiositas Etisestetis Dalam Geguritan I Ceker Cipak

 Nilai-nilai Sosioreligiositas Etisestetis

Dalam Geguritan I Ceker Cipak
Cerita anak miskin penyayang semua mahkluk akhirnya berpahala kebaikan

Geguritan I Ceker Cipak adalah suatu karya sastra pada masa lalu yang secara keseluruhan memiliki misi kebaikan yang dicontohkan oleh seorang anak yatim bernama I Ceker Cipak. Tidak dijelaskan apa makna dari nama I Ceker Cipak, tetapi dapat diduga bahwa kata I sebagaimana pada umumnya lazim digunakan untuk menunjukkan jenis kelamin laki-laki. Hanya belakangan ini ada perubahan kata I juga digunakan untuk perempuan di Bali yang merasa berkasta. Seperti I Gusti Ayu, I Dewa Ayu (sebagai ganti gelar bangsawan seorang wanita dari gelar Desak). Walaupun tidak dicantumkan makna dari nama I Ceker Cipak, maka dapat dilacak pesan dari makna nama ini bahwa kata Ceker dalam bahasa Bali dan atau Bahasa Jawa yang mengandung makna “kaki”, sedangkan kata Cipak ini mungkin sekali berasal dari Bahasa Bali, yaitu berasal dari kata Cepag yang berarti “Badan Besar, lebar tetapi pendek” atau bolang.

Karya : Dr. I Nyoman Warta, M.Hum
Ukuran : A5
harga : 65.000
berat : 300 g


#bukubali #bukuhindu #bukulcekercipak



Tidak ada komentar:

Posting Komentar