Alih Aksara Lontar
Pangayam Ayaman
Dalam dunia ritual di Bali adu ayam juga dikenal sebagai tabuh rah, salah satu yadnya (upacara) dalam masyarakat Hindu di Bali. Tujuannya mulia, yakni mengharmoniskan hubungan manusia dengan bhuana agung. Persembahan tersebut dilakukan dengan cara nyambleh (pemotongan hewan korban). Sebelumnya pun dilakukan ngider dan perang sata dengan perlengkapan kemiri, telur dan kelapa. Perang sata sendiri berbentuk pertarungan ayam dalam rangkaian kurban suci yang dilaksanakan tiga partai (telung perahatan) yang melambangkan pencitraan, pemeliharaan dan pemusnahan dunia. Perang sata merupakan simbol perjuangan hidup.
Berisikan wuku saptawara lan pancawara, kala kuwuk, nihan kala enjer-enjer, tan palalungan anut saptawara, nihang tatempuraning ayam.
Karya : Jro Mangku Pulasari
Ukuran : A5
Harga : 25.000
Berat +- = 200 gram
www.tokopedia.com/mbukubali
wa : 081936023593
#bukubali #bukuhindu #bukurerahinanhindu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar