Melacak kembali pemikiran Prof. Dr. I Gusti Ngurah Bagus
Sebagai pendiri program kajian budaya Unud
Pada masa awal berdirinya Program Kajian Budaya Universitas Udayana sebagian para pengelola, pengajar dan mahasiswa program itu mengklaim bahwa pola bentuk, fungsi dan makna (BFM) adalah paradigma kajian budaya yang mereka kembangkan. Terlanjut diminati banyak orang, pendiri kajian budaya Prof. Dr. I Gusti Ngurah Bagus (alm) sendiri belum sempat menjelaskan secara detail apa BFM itu, sementara terkait dengan kondisi para mahasiswa dan pengajar program tersebut, yang belum memahami secara utuh tentang paradigma BFM, lebih menghasilkan karya-karya akademik yang belum mengaktualisasikan paradigma yang dimaksud. I Gde Widja, salah seorang yang dilibatkan dalam diskusi dan pengembangan program kajian budaya tersebut merasa gundah lalu menulis buku ini untuk mengisi kekosongan yang terjadi. Ia melacak pemikiran pendiri program dan melakukan interpretasi, antara lain dengan tujuan mendorong pemahaman pihak terkait secara komprehensif. Karena itu, jika masih punya rasa malu, buku ini wajib dibaca dan diseriusi oleh para pengajar, para mahasiswa dan mereka yang mendapatkan gelar dari program kajian budaya tersebut.
Karya : I Gde Widja
Ukuran : A5
Harga : 50.000
Berat +- = 300 gram
www.tokopedia.com/mbukubali
wa : 081936023593
#bukubali #bukuhindu
#bukukajianbudyaunud #bukubudaya #bukukajianbudaya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar