Sejumlah Esensi Sastra
Danghyang Nirartha adalah seorang maha-kawi yang telah mendirikan pondok sastra di tempat itu. Kakawin Anyang Nirartha dan Kidung Rasmi Sancaya misalnya telah merekam keindahan bukit dan pantai Selatan Bali, tetapi juga mengandung filsafat keindahan yang dianut oleh Danghyang Nirartha. Setelah mengelilingi pulau Bali dan juga setelah membangun kehidupan spiritual masyarakat Bali (beliau adalah pandita kerajaan dari zaman Gelgel di bawah pemerintahan Raja Waturenggong). Belia kembali lagi ke ujung selatan pulau Bali ke ujung bukit kapur itu, perjalanan kembali pulang untuk bersatu dengan Sanghyang Sangkan Paran, Sang Maha Pencipta.
Buku lama kondisi kurang.
Karya : IBG Agastia
Ukuran : A5
Harga : 16.000
www.tokopedia.com/mbukubali
wa : 081936023593

Tidak ada komentar:
Posting Komentar